Damn! Berasa terkoneksi dengan lirik yang mengiba dalam nyanyian yang benar-benar make hati. Memberikan keterlibatan empati bagi pendengar untuk memosisikan diri pada apa yang dihadapi di lagunya. Best part of the song is the bridge. Selain musik yang dikasih dengar ke kita sedap banget yang berasal dari piano, ada juga vokal latar Avril yang mendendang merdu, sayup-sayup tapi berasa.
Jempol buat trio Avril, Max, dan Shellback yang bisa membuat sebuah lagu cinta enggak terdengar seperti biasa. Enggak mesti penuh angan-angan berdua bahagia selamanya dalam berbagai ungkapan yang benar-benar fancy. Tapi cukup dengan sebuah harapan “I wish you were here”, rasanya udah tersampaikan semua pesan cinta yang dipunya.