Thursday, 17 June 2010 07:05

Eyeshield 21

Rate this item
(2 votes)

Ditulis oleh Riichiro Inagaki dan Yusuke Murata, Eyeshield 21 mengambil tema olahraga yang tidak lazim: American Football. Di Jepang sendiri American Football bukan sebuah olahraga yang terkenal seperti kasti maupun sepakbola sehingga tantangan menulis manganya jelas berat. Toh, seperti halnya Slam Dunk dan Hikaru no Go, manga ini membuktikan bahwa asalkan kisahnya menarik maka orang akan membacanya. Eyeshield 21 berjasa memperkenalkanku (dan banyak orang lain) mengenai olahraga yang menggabungkan otak dan otot ini.

Kobayakawa Sena menghabiskan hampir seumur hidupnya sebagai pecundang. Ia selalu dikerjain oleh teman-temannya dan berlindung di balik punggung temannya: Mamori Anezaki. Perubahan hidup Sena terjadi ketika bakat berlari super cepatnya ditemukan oleh Yoichi Hiruma; kapten dari tim American Football dari SMU Deimon. Karena Sena tidak ingin identitasnya diketahui orang, Hiruma mengakalinya dengan memakaikan pelindung helm. Kecepatan kaki sang pelari misterius langsung menjadikannya buah bibir banyak orang. “Eyeshield 21” adalah julukan yang kemudian disematkan pada diri Sena. Dari sinilah perjalanan Sena dan kawan-kawannya dari SMU Deimon dimulai. Tujuan mereka hanya satu: maju ke Christmas Bowl. Ajang paling bergengsi American Football di Jepang.

Eyeshield 21 memiliki awal klise komik. Kalau sekilas dilihat, karakter Sena mirip dengan Naruse di Harlem Beat. Seseorang yang mulai menekuni sebuah olahraga karena memiliki bakat terpendam dalam olahraga tersebut. Awal komik ini dibangun perlahan-lahan oleh Riichiro Inagaki yang berusaha mengatur keseimbangan penceritaan antara karakter dan istilah-istilah olahraga American Football (yang pastinya masih asing buat kebanyakan pembaca). Saya juga salut dengan Yusuke Murata yang mampu menggambarkan peraturan-peraturan dan taktik-taktik dalam American Football secara praktis sehingga mudah dimengerti bahkan oleh pembaca awam sekalipun. Seperti halnya Sena, kita dibawa untuk mengenali pola permainan, peraturan, dan taktik dalam olahraga ini. Dulu pengetahuan saya mengenai American Football terbatas pada “olahraga yang pemainnya selalu saling tumpuk-tumpukan itu kan?”, baru setelah membaca Eyeshield 21 saya sadar betapa salahnya saya.

Yang membuat Eyeshield 21 memikat bukan hanya melihat perkembangan Sena, tetapi juga melihat perkembangan tim Deimon Devil Bats secara keseluruhan. Selain SMU Kakegawa dari Shoot dan SMU Shohoku dari Slam Dunk, Deimon Devil Bats adalah tim yang paling dekat dengan hatiku. Ada kepuasan sendiri melihat tim Deimon yang semula merupakan tim yang kecil dan terbatas perlahan-lahan mengembangkan diri mereka sampai menjadi salah satu tim yang paling ditakuti di seluruh Jepang. Itu juga ditolong oleh begitu banyaknya karakter memorable di dalamnya.

Bicara soal karakter, Eyeshield 21 punya segudang karakter super unik. Selain dari tim Deimon, Inagaki dan Murata juga memperhatikan karakter-karakter dari tim lawan. Setiap tim lawan dari Deimon memiliki sekurang-kurangnya dua sampai tiga karakter yang berkesan. Sebuah pencapaian yang impresif mengingat banyaknya tim yang dihadapi oleh Deimon dari awal hingga akhir.

Satu hal yang saya sayangkan adalah penurunan kualitas cerita (terutama kualitas pertandingan) menjelang perempat terakhir komik ini. Saya tidak akan memberi banyak spoiler mengenai yang mana, tetapi dua hingga tiga pertandingan terakhir dalam manga ini masih kalah kualitas dibandingkan pertandingan-pertandingan yang dilakoni mereka di awal hingga tengah. Memang seru tidaknya pertandingan bergantung pada penilaian tiap orang - dan mungkin saja penilaian kalian berbeda denganku. Entahlah. Ada juga kritik yang mengatakan kalau Eyeshield 21 kurang bisa menyeimbangkan mengenai bagian olahraga dan bagian luar olahraganya.

Lepas dari kelemahan-kelemahan tersebut, Eyeshield 21 masih salah satu manga olahraga terbaik yang pernah saya baca. Kalau kalian belum pernah membacanya hanya karena takut tema olahraga yang diangkat asing bagimu, lupakan kekhawatiran itu dan ikuti petualangan Deimon Devil Bats sekarang juga!

Score: 9.1

Manga Details
Writer: Riichiro Inagaki
Penciller: Yusuke Murata
Publisher: Weekly Shonen Jump (Jepang), Elex Media Komputindo (Indonesia)

source : here

More in this category: « Perahu Kertas Pluto »

Iklan